Total Tayangan Halaman

Kamis, 15 November 2018

#MyStoryBlog1

    Bermain kesana kemari tak mengenal lelah dan waktu, adalah hal yang sangat wajar dilakukan anak-anak. Sebelum orang tua berteriak memanggil untuk segera pulang, mereka akan tetap bermain.
    Itu pula yang aku alami, terjadi pula pada anak-anak seusiaku saat itu, dimanapun berada. Apakah kalian juga mengalaminya? Aku yakin kalian juga pasti mengalaminya kan?. Dan aku ingat saat itu usiaku baru menginjak 5 tahun. Memang benar ya di usia emas ini, bermain adalah hal yang sangat menyenangkan.
    Menurut beberapa sumber yang aku baca, bermain akan sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang anak dalam hal perkembangan sistem motorik, afektif, kognitif, spiritual dan keseimbangan. Juga sebagai salah satu sarana belajar anak yang baik. Jika kamu ingin penjelasan yang lebih rinci googling aja ya!! 😁
    Aku ingat, permainan yang sangat aku sukai waktu itu adalah permainan petak umpet, permainan ini amat populer dimasanya. Oh ya salam, namaku Arif. Boleh saja namaku pendek hanya terdiri dari satu kata, namun mempunyai makna yang luas. Aku lahir disebuah desa kecil di ujung Priangan Timur. Ini lokasi lengkapnya Dsn. Leuweung Gede RT 06 RW 06 Kec. Rancah Kab. Ciamis Jawa Barat. Lengkapkan? Hanya kurang nomor rumah dan kode pos saja wkwkwk.
     Nah jadi begini, sejak kecil aku hanya tinggal bersama Ibu dan Nenekku. Kalau ada yg bertanya "loh bapaknya kemana" bapakku ada, hanya saja kita sudah berbeda atap. Ya, sejak kecil ibu dan bapakku sudah berpisah, menjalani kehidupan masing-masing tak ada lagi ikatan sebagai suami dan istri. Walaupun begitu sebagai ayah, bapakku tetap bertanggung jawab atas kebutuhan dasar anaknya yaitu aku. Bahkan sampai saat ini aku tidak tahu alasan apa yg membuat kedua orang tuaku harus berpisah. Aku adalah korban keegoisan. Tapi sudahlah aku tak mau ambil pusing.
    Kehidupanku dulu amatlah bahagia, ya mungkin karena aku tidak begitu memikirkan problema kehidupan. Yang ada di pikiranku hanyalah bersenang-senang dan bermain, sewajarnya anak kecil. Terlahir dari sebuah keluarga yang sederhana, ibuku hanyalah petani yang kadang bekerja serabutan sebagai asisten rumah tangga di dusun sebelah. Selagi ibu bekerja Neneklah yang setiap hari mengasuhku.
    Rumahku kala itu berbentuk rumah panggung khas pedesaan suku Sunda tempo dulu. Dengan rangka utama kayu, berpondasi batu berebentuk kubus, dinding dari anyaman bambu yang biasa disebut bilik. Beralasakan papan dari pohon berkayu keras seperti Jati atau Mahoni. Kecuali dibagian dapur yang hanya berupa tanah. Sederhana sekali ya?
Rumah panggung
   Untungnya desaku sudah teraliri listrik, meskipun aku tidak punya TV dan peralatan elektronik canggih lainnya. Jujur ya waktu itu aku hanya punya radio legend merek Nasional seperti ini wujudnya.
Radio Legend Merek National
    Hehe gimana masih ada yang punya? Oke balik lagi ke topik ya. Listrik membantuku dalam proses belajar. Bagaimana jadinya jika aku belajar atau mengerjakan PR pada malam hari tanpa listrik. Sejak usiaku genap 4 tahun aku memang sudah masuk TK. Dari rumah menuju lokasi belajarku cukup jauh kira-kira 6 KM jaraknya, namun itu tak membuatku malas untuk belajar. Tak menyurutkan niatku untuk mencari ilmu, malah aku senang karena berjalan kaki bersama teman-temanku menuju sekolah kami warnai dengan riuh canda dan tawa bersama, penuh obrolan khas anak-anak.




Bersambung....
    

Rabu, 07 November 2018

Prakata 1

Hallo Assalamualaikum, salam sejahtera untuk kita semua. 😊

Perkenalkan nama gua Arif (duh singkat, padat dan jelas banget ya). 😂😂😂 Eitsss nama boleh singkat tapi maknanya itu loh beeuuuuh luas banget. 😎

Cukup ya perkenalannya, kalau masih ada yang ingin ditanyakan kamu bisa kirim pertanyaannya via DM ke IG gua @johnnarif.


Nah tujuan gua membuat BLOG ini adalah karena diliputi rasa penasaran yang amat besar (ceileeeee so iya) tentang gimana sih caranya ngeBLOG, bikin artikel dan lain sebagainya. Syukur-syukur dari BLOG ini gua bisa mendapatkan penghasilan 😁😁😁 (ngarep banget). Tapi gapapa berharap sah-sah saja kan, asalkan saat harapan tidak sesuai dengan realita yang ada, gua tidak melakukan hal-hal yang yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

YUK AH MULAI!!!
Have fun and enjoy your day with me here. 😁

Pasti bnyak banget diantara kita yang sengaja membuat konten blog dengan berbagai alasan dan tujuan, diantaranya adalah untuk mendapatkan penghasilan tambahan (mungkin bisa jadi itu alasan yang utama yah). Ada juga sih yang hanya sekedar ingin menyalurkan hobinya menyalurkan ide dan kreatifitasnya melalui tulisan, berbagi cerita, pengalaman dll.

Nah disinipun gua, uppsss *skip *skip kayaknya ada yang sedikit mengganjal saat mengucap 😂 biar enak bilangnya gua, saya apa aku yah? 😅🤣😂, aku aja ya guys biar santun bin alim dikit, walaupun sebenernya aku ngga alim-alim amat sih hehe. Tapi kalau untuk kamu calon istri, aku bisa kok jadi suami dan imam yg alim wekwekwek🤣. Lah kok jadi curhat ya.

Yuk lanjut lagi and back to topic ya! Ada satu alasan yang bisa aku jelaskan kepada kalian kenapa aku membuat blog ini. Aku adalah salah satu dari sekian banyaknya orang-orang yang beralasan bahwa membuat blog ini hanya sekedar ingin menyalurkan hobi semata. Ya, hobi apalagi kalau bukan hobi menulis.

Jujur, sebenarnya aku memang suka sekali dengan dunia literasi nah tau ngga apa itu literasi? Kalian bisa cek link di atas untuk penjelasan lengkapnya tentang literasi!

Nah nanti rencananya aku akan membuat beberapa cerita yang akan ku kemas dalam beberapa chapter. Akan ku beri judul #StoryBlog, cerita ini ku ambil berdasarkan kisah nyata diri sendiri. Semoga kalian suka.
Sekian prakata yang bisa ku berikan, terima kasih.








To be Continued.......